GUE MAH GITU ORANGNYA...
Lucu ya membaca berbagai status atau meme “Gue mah gitu orangnya..”
Jadi ingin menanggapi “Gue mah gitu orangnya” dalam arti sebenarnya..
Jadi ingin menanggapi “Gue mah gitu orangnya” dalam arti sebenarnya..
Istilah ini seringkali keluar dari mulut seseorang sebagai pembenaran dari berbagai sikap, tingkah polah yang cenderung ajaib atau nyeleneh atau aneh atau bahkan menyebalkan dalam pandangan publik.. Sekali lagi dalam pandangan sosial...
Karena sikap aneh, nyeleneh, menyebalkan itu sangat relatif.. tetapi aneh nyeleneh dalam pandangan publik cenderung merujuk pada sikap yang sama, yaitu berbeda dari lingkungan sekitarnya, menyebalkan bahkan mengganggu lingkungan sekitarnya, entah karena cenderung memberontak dari aturan masyarakat, suka menyindir, pemalas, senang berada di posisi kontra atau bahkan memfitnah orang-orang di sekitarnya, atau paling sering dibahasakan TIDAK DEWASA.
Namun pelaku perilaku yang nyeleneh ini begitu bangga dengan istilah “gue mah begitu orangnya..”, “lho emang gue begini, lo mau apa..?”, “Emang sifat saya begini kok apa adanya aja,, yg penting ga ganggu orang..”
“Ga ganggu..?” emang ga mengganggu atau lebih tepatnya tidak langsung menyebabkan semua orang lebam-lebam (hehe..) atau tidak membuat orang lain menderita kerugian materi misalnya.
Tetapiii.. lingkungan sekitar begitu terganggu karena harus mendengar fitnahannya untuk orang lain, melihatnya sibuk menantang berkelahi orang yang dianggapnya mengganggu atau bahkan hanya karena berbeda pendapat dengannya, mendengar kata-kata kasarnya, melihat hasil pekerjaan yang terbengkalai, selalu memenangkan perdebatan secara paksa karena merasa selalu benar, mendengar sindiran-sindiran tajamnya.
Mungkin ini yang disebut pemikiran yang tertutup. A CLOSED MIND IS A DANGEROUS MIND
Seandainya dilakukan tanya jawab...
Tanya :“Kenapa sih punya sikap kok begitu amat?”
Jawab : “Lha Gue mah emang orangnya begitu kok,,apa adanya aja ga ditutup-tutupi.. dari pada ngomong di belakang kan mendingan sy gomong langsung..”
T : “Trus klo sudah begitu anda merasa nyaman?”
J : “Ya jelas enak-enak aja lah.. lah wong sy terus terang kok dengan isi kepala sy,, emang gue mah orangnya begitu mau diapain lagi..”
T : “Suka mikir ga pengaruhnya buat orang2 di sekitarmu melihat sikap ekstrimmu..?”
J : “Aah, peduli amat dengan orang, sy kan ga ganggu mereka, kecuali buat orang2 yang ganggu sy..”
T : “Tetapi orang lain merasa ga nyaman melihat sikap anda”
J : “Peduli amat,, yang penting sy apa adanya,, beginilah sy...”
T : “ Yakiin...? ga peduli dengan orang2 di sekitar anda yang merasa resah, ga nyaman kalo ada anda di sekitarnya..?
Coba tanya lagi hati nurani anda, kalo jawabannya masih sama, tanya lagi dasar hati nurani yang paliiing dalam, temukan ada jawaban apa di dalamnya... “
Karena pada hakekatnya manusia akan mendapatkan bahagia saat merasa orang-orang disekitarnya menerimanya dengan bahagia, merasa nyaman dengan kehadirannya.
Untuk mengingatkan diri saya sendiri.. Mudah2n suatu saat saya (dan beberapa orang lain yang mungkin sama dengan saya...) akan menemukan jawabannya jauh dari lubuk hati terdalam ... JUST OPEN YOUR (MY) MIND PLEASE..
Untuk mengingatkan diri saya sendiri.. Mudah2n suatu saat saya (dan beberapa orang lain yang mungkin sama dengan saya...) akan menemukan jawabannya jauh dari lubuk hati terdalam ... JUST OPEN YOUR (MY) MIND PLEASE..


Komentar
Posting Komentar